MINAT masyarakat terhadap sepeda semakin tingi di masa pandemi covid-19. Namun, kondisi itu tidak disertai laju kinerja pemerintah daerah untuk mengembangkan jalur sepeda.

Saat ini, jalur khusus sepeda baru tersedia di Jakarta dan sebagian wilayah Tangerang Selatan. Hal ini pun mendorong pesepeda dari wilayah Bodetabek untuk memadati jalur khusus di Jakarta.

Untuk memeratakan pembangunan infrastruktur sepeda, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana membantu pemerintah daerah (pemda) di Bodetabek untuk membangun jalur sepeda.

Baca juga: Korban Begal Sepeda Harus Melapor

“Ya memang kita rencananya ada bantuan teknis kepada pemda untuk membangun jalur sepeda,” ujar Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Pandu Yuniarto dalam seminar virtual, Selasa (17/11).

Mengingat pandemi covid-19 belum mereda, program tersebut akhirnya tertunda. Namun jika pemda belum bisa melaksanakan pembangunan infrastruktur, Kemenhub siap membantu dari segi teknis, seperti marka dan rambu.

“Karena terhalang pandemi, pemda tentunya kesulitan, begitu juga kamo. Tapi kami bisa memberikan bantuan teknis. Paling tidak membuat markanya, rambunya dan sebagainya,” imbuh Pandu.

Baca juga: Usulan Menhub, Pengguna Sepeda Lipat Gratis Naik LRT Jabodebek

Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyebut peran Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bisa dioptimalkan terkait pengembangan jalur sepeda.

“BPTJ kan berencana merevitalisasi terminal di Bodetabek. Nah, mungkin bisa itu dilakukan sepaket dengan pembangunan jalur sepeda,” tutur Djoko.

Masyarakat pun diminta proaktif untuk mengusulkan penyediaan jalur sepeda di daerah masing-masing. “Masyarakat dan komunitas diharapkan bisa mengusulkan. Supaya pemdanya ini melek, kalau masyarakat butuh,” pungkasnya.(OL-11)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

code