Jakarta (ANTARA) – Liverpool menajamkan rekor laga kandang mereka yang kini menjadi tanpa kekalahan sepanjang 65 pertandingan beruntun dalam Liga Inggris dengan menggasak Wolverhampton 4-0 di Stadion Anfield, Minggu waktu setempat.

Rekor itu semakin terasa spesial karena tribun The Kop kembali terisi sekitar 2.000 suporter sesuai dengan perizinan baru dari pemerintah Inggris untuk pertandingan olahraga di tengah pandemi COVID-19.

Kapten Wolverhampton yang merupakan jebolan akademi Liverpool, Conor Coady, melakukan blunder pada menit ke-24 ketika gagal mengantisipasi sempurna umpan lambung Jordan Henderson dan bola malah jatuh ke hadapan Mohamed Salah yang mencetak gol untuk membawa tuan rumah memimpin.

Baca juga: Klopp minta suporter Liverpool tak mengeluh saat kembali ke Anfield

Coady hampir membayar lunas kesalahannya ketika sempat memenangkan hadiah tendangan penalti yang didahului sepak pojok dua menit menjelang turun minum.

Namun, wasit Craig Pawson menganulir keputusannya itu setelah meninjau tayangan ulang VAR dan memastikan Coady menjatuhkan diri tanpa benturan dari Sadio Mane yang berusaha menyapu bola secara akrobatik.

Tim besutan Nuno Espirito Santo memasuki babak kedua dengan mengambil inisiatif menyerang, tetapi hal itu menjadi senjata makan tuan karena pada menit ke-58 Liverpool justru menggandakan keunggulan.

Setelah menghalau bola dari sepak pojok, kapten Liverpool Jordan Henderson mengirimkan umpan jauh yang dikendalikan Georginio Wijnaldum sebelum dengan tenang melepaskan tembakan melengkung ke pojok kanan atas gawang.

Gol itu disambut Nuno Santo dengan mengirimkan talenta muda Fabio Silva yang menggantikan Ruben Neves untuk menambal ompongnya lini depan Wolverhampton karena ditinggalkan Raul Jimenez yang dibekap cedera serius retak tengkorak.

Baca juga: Nuno Santo tantang Wolverhampton temukan solusi absennya Raul Jimenez

Namun, yang terjadi kemudian justru Liverpool menambah keunggulan 3-0 setelah sepak pojok pendek Henderson diteruskan Salah menjadi umpan silang matang yang ditanduk Joel Matip di muka gawang pada menit ke-67.

Satu menit kemudian, Trent Alexander-Arnold yang sudah absen empat pertandingan kembali merumput menggantikan Neco Williams dan bek kanan andalan Liverpool itu belakangan berperan besar atas gol keempat tuan rumah.

Pada menit ke-78, Alexander-Arnold mendapat ruang bebas di sisi kanan dan mengirimkan umpan silang yang begitu baik ke arah Mane, tetapi bola yang berusaha dihentikan oleh Nelson Semedo malah berakhir menjadi gol bunuh diri yang memperbesar keunggulan Liverpool 4-0.

Skor 4-0 bertahan hingga bubaran, menandai keberhasilan kiper muda Caoimhin Kelleher membayar lunas kepercayaan dari Juergen Klopp untuk mengawal gawang Liverpool dengan sebuah catatan tak kebobolan.

Sayang, mantan penyerang Wolverhampton Diogo Jota gagal melanjutkan tren subur di Anfield karena hanya merumput sejak menit ke-73 menggantikan Roberto Firmino.

Hasil itu membuat Liverpool kembali naik ke posisi kedua klasemen untuk menempel ketat Tottenham Hotspur yang sama-sama mengoleksi 24 poin tetapi punya keunggulan selisih gol.

Sedangkan Wolverhampton (17) tertahan pada urutan ke-10 setelah disalip beberapa tim karena hasil laga-laga lain yang berlangsung lebih awal, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Wolverhampton akan main lebih awal untuk pertandingan putaran ke-12 pada Sabtu (12/12) pekan depan dengan menjamu Aston Villa di Molineux, sedangkan Liverpool tampil sehari berselang di markas Fulham.

Akan tetapi, Liverpool bakal lebih dulu melakoni laga pemungkas Grup D Liga Champions yang sudah mereka juarai dengan terbang ke Denmark menghadapi Midtjylland.

Baca juga: Vardy antar Leicester perburuk awal musim Sheffield United


Baca juga: Tottenham menangi Derbi London Utara, bungkam Arsenal 2-0


Baca juga: Crystal Palace bekuk West Brom 5-1 disokong dwigol Zaha dan Benteke

Pewarta: Gilang Galiartha

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

code