Liputan6.com, Jakarta – Kapolda Nusa Tenggara Barat, Irjen Mohammad Iqbal bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB patroli menggunakan sepeda motor menjelang malam Tahun Baru 2021. Kapolda mengimbau warga yang hendak beraktivitas tetap mengingat bahaya corona covid-19.

“Kita kan tahu sendiri masyarakat ingin merayakan malam pergantian tahun seperti pada era-era biasa. Nah, saat ini era pandemi COVID-19,” kata Kapolda dalam siaran pers, Kamis (31/12/2020).

Kapolda menegaskan patroli ini dilakukan untuk menunjukan kekompakan Forkopimda NTB soal larangan perayaaan malam Tahun Baru yang dinilai berpotensi menciptakan kerumunan warga. Dia tak ingin muncul klaster COVID-19 yang berasal dari acara perayaan Tahun Baru.

“Tidak hanya kepolisian, tetapi juga TNI dan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah bersama-sama patroli untuk menunjukkan sikap kami satu, yaitu melarang acara perayaan Tahun Baru yang sifatnya mengumpulkan massa. Anggota-anggota kami di lapangan juga tetap pelototi perilaku warga, memastikan warga taat protokol kesehatan,” tegas Kapolda.

Selain itu, lanjutnya, para pelaku wisata dan pemilik tempat hiburan juga diwajibkan bersikap pro-aktif membantu serta turut berkontribusi dalam menekan kurva kasus positif COVID-19.  “Para pelaku-pelaku wisata dan tempat hiburan juga membantu, agar tidak ada kerumunan, tidak ada pelanggaran protokol kesehatan di tempat-tempatnya,” ucap Kapolda.

Kapolda kemudian menyampaikan TNI-Polri telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meminalisir kegiatan kumpul-kumpul warga. “Para bupati dan walikota menyampaikan surat edaran kepada seluruh masyarakat masing-masing untuk mematuhi peraturan protokol kesehatan dengan membatasi limitatif jam bukanya tempat-tempat dimana publik area, 21.00 Wita batasnya,” terang Kapolda.

Kapolda mengancam pelanggar protokol kesehatan dengan menyinggung proses hukum pidana. Kapolda menyarankan masyarakat tetap di rumah.  

“Apabila ada yang melanggar, sanksi akan segera menanti Anda. Sanksi tegas sampai ke pidana akan kami lakukan apabila pelanggaran terjadi,” pungkas Kapolda. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

code